Nusantara62 - Berikut lanjutan Kisah Putri Kumalasari, Cerita Rakyat Kalimantan Utara:
“Ampun, Yang Mulia. Dalam pernikahan dan pesta nanti, Ujang harus ada pendampingnya.”
“Benar, dia harus ada pendampingnya. Lalu, menurut kalian siapa?”
Baca Juga: Cerita Rakyat NTB, Legenda Embung Puntiq, Makam Keramat Tanpa Jenazah di Selong Semoyong
“Ampun, Yang Mulia. Hamba menunggu perintah Paduka. Hamba setuju siapa saja yang akan diperintahkan menjadi pendamping calon pengantin pria.”
“Saya usul, bagaimana kalau salah satu dari kalian yang menjadi pendampingnya?”
Artikel Terkait
Menhub Proyeksikan Puncak Mudik Lebaran 2026 pada 18 Maret
Menhub Prediksi Puncak Mudik Lebaran 18 Maret, Andalkan WFA untuk Sebaran Arus
Banjir Rendam Sejumlah Titik di Denpasar, Evakuasi Warga dan Wisatawan Berlangsung
Kurma di Bulan Ramadan: Tradisi Berbuka yang Didukung Bukti Ilmiah