Langsa, Aceh – Sebanyak 119 taruna dari Politeknik Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi kini berada di Aceh Timur. Mereka dikerahkan Kemenimipas untuk turun langsung membantu pemulihan daerah yang porak-poranda diterjang banjir dan tanah longsor akhir November lalu.
Sudah empat hari tiga malam mereka berada di lapangan. Rombongan pertama tiba di Lapas Narkotika Langsa pada Minggu lalu. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Kuala Simpang dan baru benar-benar mulai bekerja Senin pagi. Rencananya, mereka akan bertugas di sana hingga tanggal 24 Januari mendatang.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menyambut baik aksi para taruna ini.
"Saya mengapresiasi kesigapan para taruna Poltekip dan Poltekim yang turun langsung membantu masyarakat. Ini adalah wujud nyata pengabdian dan empati kepada sesama," ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).
Bagi Yan, pendidikan kedinasan bukan cuma soal mencetak kompetensi teknis semata. Lebih dari itu, pembentukan karakter dan kepekaan sosial justru hal yang krusial. Di lapangan, para taruna terlibat dalam berbagai pekerjaan fisik. Mereka membersihkan lumpur dari rumah-rumah warga, merapikan fasilitas umum yang rusak, hingga menguras kotoran yang menggenangi kompleks Lapas Kelas IIB Kuala Simpang dan SDIT Darul Mukhlisin.
Artikel Terkait
Mobil Rubicon Atas Nama Asisten, Saksi di Sidang Tipikor Cuma Bilang Tak Tahu
Wiyagus: Indonesia Maju Jika Desa Tak Lagi Jadi Pengekor
Mendagri Tito Soroti Kemandirian Fiskal sebagai Kunci Laju Daerah
KPK Siap Jerat Mantan Sekjen Kemnaker dengan Pasal Pencucian Uang