Agus juga punya imbauan khusus. Ia meminta para pemudik agar tidak memaksakan diri pulang tepat di hari Selasa itu. Kekhawatirannya jelas: penumpukan kendaraan dari KM 70 menuju Jakarta. "Ini yang harus kita antisipasi sehingga bisa terurai," jelas dia.
Sementara itu, Kapolri Sigit lebih menekankan soal keselamatan. Dalam sambutannya, ia berpesan agar pemudik mengutamakan hal itu, bukan sekadar cepat sampai.
"Tentunya yang menjadi harapan kita adalah bahwa masyarakat yang akan melaksanakan balik, kita harapkan untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan," kata Sigit.
Ia memastikan pemerintah dan semua pihak terkait telah menyiapkan pelayanan terpadu. Sigit mengajak para pengendara untuk memanfaatkan fasilitas yang ada seperti rest area atau posko pelayanan untuk beristirahat jika lelah.
"Oleh karena itu, manfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, apakah itu fasilitas yang ada di rest area, apakah itu fasilitas yang ada di pos pelayanan maupun pos terpadu, sehingga yang kecapean tentunya kita harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri," ucapnya.
Nah, dengan segala persiapan dan imbauan itu, perjalanan pulang pun resmi dimulai. Tinggal harapan agar semua selamat sampai tujuan.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Capai 285 Ribu Kendaraan di Tol Trans Jawa
Arus Balik Lebaran Padat, Rest Area di Tol Cipali Dikelola dengan Sistem Buka-Tutup
Kebijakan Larangan Truk-Bus di Tol Picu Kemacetan Parah di Pantura Cirebon
Rest Area Cipali Diterapkan Sistem Buka-Tutup Atasi Kepadatan Arus Balik