CEO BlackRock Peringatkan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Kekayaan

- Selasa, 24 Maret 2026 | 03:30 WIB
CEO BlackRock Peringatkan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Kekayaan

Dia meyakini AI akan menjadi permanen, bahkan menjadi inti dari persaingan strategis global antara Amerika Serikat dan China. Menurut Fink, AS jelas-jelas memandang kepemimpinan di bidang AI sebagai sebuah keharusan, yang tentu membutuhkan suntikan dana besar-besaran untuk riset, infrastruktur, dan talenta.

Di sisi lain, para investor mulai waspada. Adopsi AI yang begitu cepat berpotensi mengganggu model bisnis konvensional, khususnya di sektor perangkat lunak lama dan jasa. Ancaman otomatisasi dan pemain baru berbasis AI bisa menekan harga dan pertumbuhan perusahaan yang sudah mapan.

Volatilitas pun meningkat. Ketidakpastian tentang siapa yang akan bertahan dan siapa yang akan jadi pemenang membuat valuasi di sebagian sektor teknologi tertekan. Situasinya jadi serba tidak pasti.

Namun di balik semua tantangan itu, Fink tetap melihat peluang. Dia menutup pandangannya dengan satu poin krusial.

Pertanyaannya sekarang: bisakah kita mendistribusikan kemakmuran dari revolusi ini, atau kita hanya akan menyaksikan kekayaan terkonsentrasi di tangan yang sudah memilikinya? Waktulah yang akan menjawab.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar