Dari mana saja mereka datang? Rata-rata penumpang yang tiba di Jakarta berasal dari berbagai kota di Pulau Jawa. Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat adalah asal-usul utama.
Di sisi lain, ketika arus mudik berlangsung, kota-kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember jadi tujuan favorit masyarakat.
Menyikapi lonjakan penumpang yang signifikan ini, KAI Daop 1 Jakarta tentu tak tinggal diam. Mereka mengerahkan total 88 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya. Rinciannya, ada 68 kereta reguler. Ditambah lagi 13 kereta tambahan yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan 7 kereta tambahan lainnya dari Stasiun Pasar Senen.
“Komitmen kami jelas, memberikan pelayanan terbaik untuk semua pelanggan, terutama di masa arus balik seperti sekarang,” tegas Franoto.
“Keselamatan, ketepatan waktu, dan tentu saja kenyamanan perjalanan adalah prioritas utama kami,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Korlantas Berlakukan Sistem Satu Arah Nasional untuk Arus Balik Mulai 24 Maret
Dua Pilot Tewas, Puluhan Luka dalam Kecelakaan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di Bandara LaGuardia
KPK Tunggu Hasil Tes Kesehatan untuk Kembalikan Yaqut ke Rutan
Mudik Lebaran 2026: 4,41 Juta Penumpang Melalui Bandara, Soekarno-Hatta Paling Padat