Bambu Apus diguncang tragedi berdarah akhir pekan lalu. Seorang wanita berinisial DA (37), yang tak lain adalah cucu dari artis senior Mpok Nori, ditemukan tewas di dalam kontrakannya. Ibunya yang berinisial B sudah merasa cemas ketika mendatangi rumah itu dini hari, sekitar pukul tiga pagi. Pintu terkunci dari dalam, dan suasana hening yang mencemaskan.
Kakak korban, A, yang kemudian berhasil membuka pintu, dihadapkan pada pemandangan mengerikan. Adiknya terbaring tak bernyawa di lantai, bersimbah darah yang sudah mulai mengering. Luka sayatan di leher menjadi penyebab kematian yang paling terlihat. Polisi dari Reskrim Metro Jaktim tiba tak lama setelah laporan masuk, sekitar pukul 05.30 WIB, untuk mengamankan TKP.
Pelacakan pun dimulai. Targetnya: seorang warga negara Irak berusia 49 tahun, Rashad Fouad Tareq Jameel, yang lebih dikenal dengan nama Fuad. Polisi bergerak cepat.
Menurut AKP Fechy J Atupah dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya, petugas akhirnya membekuk Fuad pada 21 Maret 2026, tepatnya pukul 12.49 siang.
"Pelaku kami amankan di Jalan Tol Tangerang-Merak kilometer 68, persisnya di area rest area," jelas AKP Fechy kepada awak media, Senin (23/3).
Saat ditangkap, Fuad sedang dalam perjalanan menggunakan bus. Tujuannya: Pulau Sumatra. Namun begitu, motif pelariannya ternyata cukup sederhana dan tanpa perencanaan matang.
"Dia cuma berusaha menjauh dari TKP. Memilih ke Sumatra, tapi sebenarnya di sana tidak ada kenalan sama sekali. Kabur begitu saja," ujar perwira polisi itu.
Kini, Fuad telah diamankan. Meski motif pembunuhan belum sepenuhnya terungkap, langkah pelaku untuk menjauh dari Jakarta ternyata justru mempermudah jejaknya terlacak. Polisi masih mendalami kasus ini lebih lanjut.
Artikel Terkait
Harga BBM Global Melonjak Akibat Ketegangan AS-Iran, Hong Kong Catatkan Harga Termahal Rp72.253 per Liter
Beckham Putra Percaya Diri Hadapi Persija, Kemenangan atas PSIM Jadi Modal Berharga Persib
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, LPS Genjot Literasi Keuangan
Setelah 20 Kali Gagal, Perempuan Pematangsiantar Akhirnya Raih Beasiswa LPDP ke King’s College London