Dampaknya langsung terasa. Kuota pengunjung yang bisa naik ke puncak pun berkurang. Dari biasanya 2.400 orang per hari, kini hanya 1.800 tiket yang tersedia. Padahal, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi.
Bahkan pada hari pertama libur ini, tiket untuk naik ke puncak Monas sudah habis terjual sebelum tengah hari. Banyak pengunjung yang kecewa karena tak kebagian.
Seperti yang dialami Henry Pahlevi dan keluarganya, warga Jawa Timur yang sedang berlibur di Jakarta. Mereka berharap pengelola bisa lebih fleksibel ke depannya.
“Tidak dapet (tiket), sudah kehabisan kayaknya. Mungkin ke depannya agak diperpanjang lagi waktunya. Dan diperbanyak (kuota tiketnya),” ujar Henry di lokasi.
Jadi, bagi Anda yang berencana ke Monas dalam beberapa hari ke depan, rencanakan dengan matang. Datanglah lebih pagi jika ingin menikmati panorama ibu kota dari ketinggian. Malam harinya, Anda masih bisa menikmati sajian cahaya Video Mapping yang dipasang khusus itu.
Artikel Terkait
124 Perusahaan Angkutan Baru Kena Sanksi karena Langgar Larangan Truk Saat Mudik
Produksi Grasberg Block Cave Freeport Diprediksi Normal dalam 2-3 Minggu
Lebaran 2026: 2 Juta Kendaraan Sudah Keluar Jabotabek, Trans Jawa Jadi Primadona
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Kecuali untuk Kapal Musuh