Sejak pagi tadi, jalanan menuju Puncak, Bogor, ramai sekali. Makanya, polisi akhirnya ambil langkah dengan menerapkan sistem satu arah atau one way. Rekayasa lalu lintas ini khusus untuk kendaraan dari arah Jakarta yang hendak menuju ke puncak.
Menurut Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, kebijakan ini mulai berlaku pukul 07.30 WIB. Alasannya sederhana: lonjakan kendaraan dari ibu kota terpantau sangat signifikan.
"Pagi ini mulai dari jam 07.30 WIB kami menerapkan rekayasa arus lalu lintas dengan cara one way dengan memprioritaskan dari arah Jakarta menuju arah Puncak mengingat volume kendaraan yang menuju arah Puncak meningkat ya,"
kata Afif, Minggu (22/3/2026).
Angkanya cukup mencengangkan. Cuma dalam rentang satu jam tepatnya antara pukul tujuh sampai delapan pagi sebanyak 3.200 kendaraan tercatat melintas dari Gerbang Tol Ciawi. Semuanya bergerak ke arah Puncak.
"Pada pukul 07.00-08.00 WIB tercatat ada 3.200 kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Ciawi ke arah Puncak,"
ungkapnya lagi.
Nah, perlu dicatat, aturan satu arah ini sifatnya tidak permanen. Afif menegaskan, pemberlakuannya benar-benar situasional. Begitu volume kendaraan dirasa sudah turun dan arus kembali normal, sistem ini akan dihentikan. Bahkan, jika nanti arus balik dari Puncak ke Jakarta yang membludak, arah one way-nya bisa dibalik.
"Pemberlakuan one way itu situasional. Kami melihat volume arus kendaraan yang dari Jakarta menuju Puncak dan juga apabila nanti ada pembalikan volume kendaraan dari Puncak menuju Jakarta maka one way akan kami balik dari Puncak menuju ke Jakarta. Namun pemberlakuannya situasional,"
jelasnya tegas.
Di lapangan, dampaknya langsung terasa. Pantauan di Simpang Gadog, misalnya, menunjukkan kepadatan yang luar biasa. Lalu lintas nyaris merayap, dengan kecepatan kendaraan sulit mencapai 20 kilometer per jam. Antrean pun mengular cukup panjang.
Jadi, buat Anda yang berencana melintas kawasan itu, bersiaplah dengan kondisi jalan yang padat dan perjalanan yang mungkin lebih lama dari biasanya.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Kecewa Laga Persija Vs Persib Batal di GBK, Pramono: Lebih Baik Jaga Jakarta Tetap Kondusif
Hakim Sebut Empat Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Goblok dan Dinilai Cemarkan Nama Baik Bais
Ratusan Bikers Matic Meriahkan Bogor Ride, Motul Hadirkan Komunitas dan Selebritas
Bamsoet Sebut Radikalisme di Tubuh Polri Ancaman Serius bagi Legitimasi Negara