Dan ini, menurut Prabowo, adalah keistimewaan. “Setahu saya, klausul seperti ini tidak ada dalam perjanjian dengan negara lain,” tuturnya.
Di sisi lain, keuntungan langsung juga cukup nyata. Prabowo menyoroti sebanyak 1.819 komoditas strategis nasional yang kini dapat tarif nol persen untuk masuk ke pasar AS. Kopi dan minyak sawit termasuk di dalamnya.
“Tentu ini menguntungkan,” kata dia mengenai hal tersebut.
Lalu, bagaimana dengan kabar Malaysia yang membatalkan perjanjian serupa? Prabowo tak langsung berkomentar. Sikap pemerintah, jelasnya, akan selalu rasional dan berdasarkan perhitungan yang matang. Prinsipnya sederhana: cari yang menguntungkan bangsa.
“Kita pasti mencari yang menguntungkan, bukan sebaliknya,” pungkas Prabowo menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Manchester City Juara Piala Liga Inggris ke-9 Usai Kalahkan Arsenal 2-0
Ivan Kolev Kritik Maraknya Naturalisasi di Timnas Indonesia
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional
Prabowo Andalkan Program Padat Karya untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen