Kejaksaan Tinggi Bengkulu kembali menggebrak. Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus mereka resmi menetapkan mantan Bupati Bengkulu Utara, IR, sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi tambang yang menjerat perusahaan PT Ratu Samban Mining (RSM). Langsung setelah penetapan, sang mantan pejabat dua periode itu pun ditahan.
Denny Agustian, Pelaksana Harian Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bengkulu, membenarkan hal ini. Menurutnya, penetapan IR adalah pengembangan dari kasus lama.
"Penetapan IR yang merupakan mantan Bupati Bengkulu Utara selama dua periode terhitung sejak 2005-2015 ini, masih terkait penyelidikan tipikor sektor pertambangan batu bara PT RSM," jelas Denny, Selasa (10/2).
Kasusnya berawal dari tersangka sebelumnya, berinisial SA, yang terlibat dalam penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) bernomor 349 untuk PT RSM. Dari sanalah penyidik menggali lebih dalam.
Artikel Terkait
Kebakaran Pabrik Terpal di Gunung Putri, Empat Unit Damkar Dikerahkan
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra yang Cedera untuk Final FIFA Series 2026
Nenek Penjual Sosis di Maros Jadi Korban Pencurian Berani di Siang Bolong
Pakar UGM: PP TUNAS Perlu Diimbangi Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Anak