Menteri Keuangan Purbaya Kaji Cara Hidupkan Kembali E-Commerce Lokal

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 23:30 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Kaji Cara Hidupkan Kembali E-Commerce Lokal

Kekhawatirannya jelas. Digitalisasi yang seharusnya membuka peluang, justru dinilainya menjadi pintu masuk langsung bagi raksasa teknologi China untuk menjangkau konsumen Indonesia. Situasi ini membuatnya gelisah. Menurut Purbaya, penting sekali ada kompetitor lokal yang kuat untuk menyeimbangi dominasi itu dan menjaga kedaulatan ekonomi digital kita.

"Boleh dibilang, digitalisasi kalau seperti itu, sepertinya memberikan pasar ke China langsung," ujarnya.

Lalu, solusinya apa? Purbaya masih mencari jalan. "Saya lagi mikirin, ada nggak perusahaan domestik yang bisa dihidupkan lagi untuk menjadi kompetisi dari dominasi China even di pasar domestik ini, di marketplace-nya itu," paparnya.

Kekhawatiran ini bukannya tanpa dasar. Di sisi lain, laporan dari Bain and Company seolah memberi konfirmasi. Platform e-commerce asal China disebut-sebut menguasai hampir separuh pasar di Asia Tenggara, Indonesia tentu termasuk di dalamnya. Angkanya cukup mencengangkan, dengan nilai transaksi atau GMV pada 2024 mencapai USD62 miliar, atau sekitar Rp1.031 triliun.

Jadi, langkah Purbaya merancang strategi ini adalah respons. Sebuah upaya untuk memperkuat posisi pelaku UMKM dan lokapasar dalam negeri di tengah banjirnya produk impor. Tantangannya memang tidak kecil.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar