Rhoma Irama Sumbang Rp100 Juta untuk Musisi Dangdut yang Belum Terima Royalti

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:40 WIB
Rhoma Irama Sumbang Rp100 Juta untuk Musisi Dangdut yang Belum Terima Royalti

JAKARTA – Rhoma Irama tak bisa tinggal diam. Masalah royalti musik dangdut yang tak kunjung dibayar, terutama jelang Lebaran, mendorongnya untuk bertindak. Raja Dangdut ini memutuskan turun tangan langsung, memberikan bantuan tunai dari kantongnya sendiri untuk meringankan beban rekan-rekan musisi yang terdampak.

Bantuan itu khusus ditujukan bagi anggota LMK RAI dan ARDI yang hak royaltinya masih menggantung. Menurut sejumlah saksi, situasinya memang cukup pelik, apalagi di momen seperti ini ketika kebutuhan ekonomi keluarga meningkat.

Rhoma menyumbang Rp100 juta. Jumlah yang tidak sedikit, dan dia sengaja menggelontorkannya agar cepat terdistribusi.

"Saya bisa merasakan gitu teman-teman ya. Saya ikut menyumbangkan uang Rp100 juta untuk bisa dibagikanlah,"

ujar Rhoma dalam sebuah video pernyataan.

Dia menilai persoalan di LMKN ini bukan hal sepele. Dampaknya luas, menggerus penghidupan para pelaku industri musik, khususnya di ranah dangdut yang dia geluti puluhan tahun. Upaya penyelesaian pun sudah ditempuh. Bersama Ikke Nurjanah dari ARDI, dia bahkan telah menemui Fadli Zon untuk menyuarakan langsung keluhan para musisi.

"Cobalah apa pun itu, selamatkanlah anak-anak ini karena Lebaran mau mudik,"

tegasnya lugas.

Bagi sang pelantun ‘Begadang’, aksi sumbangan ini lebih dari sekadar bantuan finansial. Ini adalah bentuk empati nyata. Sebuah bukti solidaritas sesama musisi yang sama-sama merasakan dampak kebijakan tata kelola royalti yang baru.

"Apa ya, obsesi saya sebagai bukti bahwa saya berempati karena ya kita semua kena ini,"

katanya.

Di sisi lain, Rhoma juga mengimbau para musisi untuk tetap bersabar. Perjuangan untuk hak harus terus dilakukan, tapi dengan cara yang bijak. Dia mengajak semua pihak untuk duduk bersama, berpikir jernih, mencari solusi terbaik atas kemelut royalti yang berkepanjangan ini. Situasinya memang sulit, tapi menurutnya, jalan keluar pasti ada jika niatnya tulus.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar