Presiden Amerika Serikat Donald Trump punya pesan jelas soal Selat Hormuz. Intinya, jangan andalkan AS. Dalam sebuah postingan di Truth Social, ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan jalur laut vital itu harusnya ada di pundak negara-negara yang paling sering melintasinya.
"Selat Hormuz harus dijaga dan diawasi, jika perlu, oleh negara-negara lain yang menggunakannya," tulis Trump.
Ia lalu menambahkan, "Amerika Serikat tidak (banyak menggunakannya)."
Pernyataan ini muncul di tengah situasi yang masih panas. Perang antara AS-Israel dengan Iran sudah memasuki minggu ketiga, dan belum terlihat ujungnya. Selat Hormuz sendiri bukan jalur sembarangan. Ini adalah urat nadi perdagangan minyak dan gas dunia, tempat negara-negara Teluk mengirimkan energi mereka ke pasar Asia dan Eropa.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama Trump angkat bicara. Sebelumnya, ia pernah mengusulkan dibentuknya koalisi multinasional untuk mengawal kapal-kapal yang melintas. Usul itu muncul karena selat kerap dianggap berbahaya akibat ancaman serangan dari Iran.
Artikel Terkait
Pemerintah Rencanakan WFH Satu Hari Seminggu untuk Hemat BBM
20.000 Pelaut Terjebak di Teluk Persia Akibat Blokade Selat Hormuz
Polri Imbau Warga Manfaatkan WFA untuk Antisipasi Macet Arus Balik Lebaran
Pemerintah Siapkan Aturan WFH untuk Efisiensi BBM