Namun begitu, secara keseluruhan kondisi laut dinilai masih bersahabat untuk perjalanan mudik.
“Secara umum untuk gelombang laut, kemudian angin, dan arus, cukup kondusif selama periode libur Lebaran ini sehingga tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap pelayaran di Indonesia,”
jelas Faisal. Dia menambahkan, untuk penerbangan, ada potensi gangguan dari awan Cumulonimbus (CB) yang terpantau di beberapa lokasi di Indonesia bagian timur.
Faisal juga menerangkan bahwa saat ini Indonesia sedang dalam masa peralihan musim. Musim pancaroba, dari hujan ke kemarau, telah dimulai di sebagian besar wilayah. Itu sebabnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mungkin terjadi di beberapa titik.
“Saat ini kita memasuki musim pancaroba, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau di sebagian besar Indonesia. Jadi masih terjadi hujan sedang hingga lebat di beberapa titik di Indonesia,”
kata dia.
Artikel Terkait
Pemerintah Rencanakan WFH Satu Hari Seminggu untuk Hemat BBM
20.000 Pelaut Terjebak di Teluk Persia Akibat Blokade Selat Hormuz
Polri Imbau Warga Manfaatkan WFA untuk Antisipasi Macet Arus Balik Lebaran
Pemerintah Siapkan Aturan WFH untuk Efisiensi BBM