Menteri ESDM Sambut Angin Segar Kelonggaran Lintas Kapal di Selat Hormuz

- Selasa, 17 Maret 2026 | 16:20 WIB
Menteri ESDM Sambut Angin Segar Kelonggaran Lintas Kapal di Selat Hormuz

"Artinya bagi kapal-kapal, bagi negara-negara yang bukan Israel dan Amerika, itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi," jelas Bahlil.

Dengan mulai normalnya lalu lintas kapal di kawasan itu, risiko gangguan pasokan dan lonjakan harga energi bisa sedikit diredam. Situasi ini membantu pemerintah mengamankan stok energi domestik, terutama jelang momen konsumsi tinggi seperti Lebaran nanti.

Namun begitu, pemerintah memastikan kewaspadaan tidak kendur. Dinamika di lapangan masih sangat cair. Kebijakan buka-tutup itu bisa berubah kapan saja jika tensi geopolitik memanas kembali. Karena itu, koordinasi dengan pelaku industri, termasuk Pertamina, terus digenjot untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

Di sisi lain, momen ini jadi pengingat keras betapa pentingnya diversifikasi sumber energi dan efisiensi konsumsi di dalam negeri. Ketergantungan pada jalur vital seperti Selat Hormuz membuat kita rentan. Jadi, meski celah akses yang ada memberi ruang untuk bernapas lega, jalan panjang menuju ketahanan energi yang mandiri masih harus ditempuh.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar