Di jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya, sekarang ada pemandangan yang berbeda. Lahan seluas satu hektare yang dulu dikenal sebagai bekas gedung laboratorium uji pertanian kini berubah total. Polres Tasikmalaya membangunnya menjadi sebuah rest area untuk pemudik. Dan lokasinya strategis banget, persis di tengah jalur yang jadi pintu masuk menuju Ciamis hingga Jawa Tengah.
Yang langsung menarik perhatian adalah sebuah gedung bernama Pos Terpadu Techno Park. Gedung ini jadi pusat koordinasi dan pemantauan arus mudik. Tapi, yang bikin tempat ini istimewa justru fasilitas-fasilitas di sekitarnya.
Di sisi kiri gedung, berjejer beberapa tenda dengan fungsi beragam. Tenda pertama sederhana: berisi matras untuk mereka yang butuh sekadar merebahkan badan sejenak. Rupanya, polisi paham betul bahwa kelelahan adalah musuh perjalanan jauh.
Beranjak ke tenda sebelahnya, suasana jadi lebih serius. Di sini tersedia alat-alat medis lengkap dengan tenaga kesehatan yang siaga. Jajaran nakes dari Puskesmas Ciawi diturunkan untuk memeriksa kondisi pemudik. Siapa tahu ada yang kurang fit atau butuh pertolongan pertama. Sebuah ambulans juga terparkir siap, berjaga-jaga untuk hal yang tak terduga.
Nah, kalau urusannya soal kendaraan bermasalah, tenda di ujunglah jawabannya. Di sini tersedia alat berat perbengkelan dan pompa angin. Montir panggilan siap membantu, entah itu ban bocor atau mesin yang tiba-tiba mogok. Cukup praktis, bukan?
Namun begitu, yang bikin senyum adalah sisi kanan area ini. Dua sekat besar disulap jadi wahana bermain anak. Satu ruangan indoor, satunya lagi area terbuka dengan perosotan elastis warna-warni persis seperti yang biasa dijumpai di pasar malam. Upaya kecil untuk mengusir kebosanan anak selama di perjalanan.
Artikel Terkait
Lonjakan 50% Pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lain di Jakarta Justru Sepi
Pemerintah Finalisasi Formasi dan Skema Rekrutmen ASN 2026
Pemerintah Kaji Formasi ASN 2026 dengan Mempertimbangkan Kemampuan Fiskal
Pemerintah Cairkan Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Emas Perorangan Dapat Rp1 Miliar