Bali kembali digegerkan kasus video asusila. Kali ini, polisi berhasil meringkus tiga orang warga negara asing yang terlibat dalam produksi konten porno. Yang menarik, salah satu pelaku tampil menggunakan jaket mirip pengemudi ojek online, sebuah taktik yang sengaja dipakai untuk menciptakan sensasi.
Kapolres Badung, AKBP Joseph Edward Purba, membeberkan hal itu dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (17/3/2026).
"Kami sudah tetapkan tiga pelaku. Motifnya jelas, mencari keuntungan dari konten-konten terlarang itu," ujar Joseph.
Ketiganya adalah MMZL (wanita Prancis), NBS (pria Italia), dan ERB (pria Prancis). MMZL dan NBS berperan sebagai pemeran di video. Sementara ERB, dialah otaknya. Tugasnya sebagai manajer sekaligus pengunggah konten ke berbagai platform dewasa.
Ide pakai jaket ojek online itu ternyata murni untuk cari sensasi. Mereka ingin kontennya cepat viral. NBS beli jaket seharga Rp 300 ribu di toko, lalu memakainya saat syuting agar terlihat seperti driver ojol beneran.
"Jadi untuk menarik perhatian atau untuk membuat viral, ia menggunakan jaket ojek. Jadi warga negara Italia (yang pakai), bukan lokal," jelas Joseph lagi.
Penangkapan berawal dari video yang tiba-tiba viral di media sosial Jumat lalu (13/3). Tim siber Polres Badung langsung turun tangan. Mereka melacak dan menemukan titik terang setelah memeriksa seorang driver ojol asli. Driver inilah yang kerap mengantar-jemput tersangka MMZL selama di Bali.
Artikel Terkait
Gubernur Jabar Beri Kompensasi kepada 5.000 Pengemudi untuk Kurangi Kepadatan Arus Mudik
Gubernur Jabar Beri Kompensasi Rp1,4 Juta ke Pengemudi Becak untuk Kurangi Padatnya Arus Mudik
Sekretaris Kabinet Tinjau Langsung Kesiapan Kereta Ekonomi Kerakyatan Jelang Lebaran 2026
Anggota DPRD Sidak Terminal Kalideres, Temukan Masalah Kebersihan dan Sirkulasi Udara