Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat, Kredit Investasi Tembus 20 Persen

- Selasa, 17 Maret 2026 | 15:50 WIB
Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat, Kredit Investasi Tembus 20 Persen

Soal penawaran, kondisinya relatif lebih baik. Kapasitas bank untuk membiayai dinilai masih memadai. Rasio likuiditas berada di 27,40 persen, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh pesat, mencapai 13,18 persen pada periode yang sama. Artinya, dana di bank sebenarnya melimpah.

Minat bank untuk menyalurkan kredit pun secara umum masih baik. Persyaratan pemberian kredit pun masih cenderung longgar. Hanya saja, ada pengecualian untuk segmen konsumsi dan UMKM. Untuk dua segmen ini, bank tampaknya masih berhati-hati karena risiko kredit yang dinilai masih tinggi.

"Dalam rangka mendorong penyaluran kredit perbankan, Bank Indonesia akan terus memperkuat kapasitas pendanaan perbankan, termasuk pengembangan instrumen nontraditional funding (non-DPK). Koordinasi dengan Pemerintah dan KSSK juga diperkuat untuk memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan tersebut,"

Tambahan Perry, merinci langkah-langkah ke depan. Strateginya jelas: mendorong dari segala sisi agar kredit bisa kembali meroket sesuai harapan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar