AirNav Perpanjang Larangan Terbang di Ruang Udara Iran hingga 22 Maret 2026

- Selasa, 17 Maret 2026 | 11:15 WIB
AirNav Perpanjang Larangan Terbang di Ruang Udara Iran hingga 22 Maret 2026

jelas Setio.

Dampaknya cukup terasa. Berdasarkan catatan AirNav, sekitar 20 penerbangan setiap harinya terkena efek penutupan ini. Angka ini mencakup penerbangan pulang-pergi. Sehari sebelumnya, bahkan tercatat 23 pesawat yang batal terbang gara-gara konflik yang sama.

Penerbangan yang biasa melintas ke Amsterdam, Jeddah, dan Abu Dhabi baik yang berangkat dari Soekarno-Hatta maupun Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali ikut merasakan perubahan ini. Rute mereka kini lebih panjang, berkelok, demi keselamatan.

Di sisi lain, situasi ini tentu menambah kewaspadaan semua pihak. AirNav sendiri berjanji akan terus mengawasi perkembangan di langit Timur Tengah. Tujuannya jelas: memastikan keselamatan navigasi penerbangan tetap jadi prioritas utama, apapun yang terjadi di bawahnya.

(Dhera Arizona)

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar