TVRINews, Jawa Barat
Persiapan sudah dimulai. Pengelola Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) bersiap menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way, Selasa (17/3/2026) siang tadi. Langkah awal mereka? Sterilisasi total jalur menuju Jakarta, termasuk seluruh area istirahat di sepanjang ruas itu.
Menurut Ardam Rafif Trisilo, selaku Dept. Head Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali, prosesnya dimulai sekitar pukul satu siang.
"Sekitar pukul 13.00 WIB, petugas telah mulai melakukan sterilisasi jalur ke arah Jakarta serta rest area sebagai langkah awal penerapan one way," jelas Ardam melalui keterangan tertulis.
Namun begitu, Ardam menegaskan waktu pasti pemberlakuannya belum final. Semuanya masih menunggu diskresi dan arahan langsung dari pihak Kepolisian di lapangan.
Rencana Dimulai Besok Pagi
Kalau tidak ada perubahan, sistem satu arah ini direncanakan berlaku mulai Rabu, 18 Maret 2026, tepat pukul 10.00 pagi. Kebijakan ini diambil untuk menjawab lonjakan arus mudik yang kian terasa ke arah timur, termasuk di ruas Cipali.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, yang menyampaikan rencana itu.
"Rencana tanggal 18 Maret jam 10 pagi akan diberlakukan one way," ujar Eko.
Di sisi lain, kondisi lalu lintas saat ini masih dikatakan terkendali. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengakui memang sudah ada peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan. Tapi situasinya masih bisa diatur.
Agus menyebut, pihaknya bersama Polda Jabar dan Kemenhub terus menyiapkan berbagai skenario. Tujuannya jelas: mengantisipasi puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 18 Maret.
Data proyeksi mereka menyebutkan, baru sekitar 28 persen pemudik yang keluar dari Jakarta menuju berbagai daerah. Sisanya, yang sekitar 72 persen, masih akan bergerak mendekati hari puncak.
"Sudah ada bangkitan arus yang cukup signifikan. Kita masih punya sekitar 72 persen yang akan terbagi hingga hari H," kata Agus.
Untuk sekarang, Korlantas Polri belum memberlakukan contraflow. Alasannya, kondisi masih relatif lancar. Tapi semua bisa berubah. Intervensi lebih lanjut akan dilakukan secara situasional, menyesuaikan perkembangan nyata di jalan.
Jadi, bagi yang akan mudik lewat jalur ini, bersiaplah. Perjalanan mungkin akan berbeda mulai besok pagi.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi