"(AS akan) Mengebom habis-habisan garis pantai, dan terus menerus menembaki perahu dan kapal Iran keluar dari perairan,” ucap Trump.
Dalam postingan lain yang menyusul, nada Trump terdengar lebih seperti seruan. Dia menegaskan bahwa negara-negara pengimpor minyak lewat selat itu harus ikut bertanggung jawab.
“Negara-negara di dunia yang mendapat banyak kiriman minyak melalui Selat Hormuz harus mengurus jalur tersebut, dan kami akan membantu, banyak!”
Dia juga menjanjikan koordinasi yang cepat dan lancar dengan sekutu-sekutu potensial itu. Semua, katanya, agar semuanya berjalan baik. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang tak pernah benar-benar reda di kawasan itu, dan tentu saja, langsung menarik perhatian banyak pihak.
Artikel Terkait
Polisi Dugaan Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Lebih dari Dua Orang
Negara-Negara Arab Teluk Rugi Rp256 Triliun Akibat Penutupan Selat Hormuz
Lebaran 2026: 459.570 Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta, Puncak Arus Mudik Masih Menanti
Michael Bloomberg Kembali Jadi Filantrop AS Terbesar dengan Sumbangan Rp72 Triliun