Heboh, sebuah video yang menunjukkan siomay dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nganjuk viral. Benda yang seharusnya lembut itu malah sekeras batu, sampai harus dipukul-pukul untuk dipecahkan. Tak ayal, kejadian ini langsung memicu gelombang komentar di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat jelas sebuah tangan sedang memukuli sesuatu berulang kali. Barulah setelah beberapa kali pukulan, benda itu akhirnya pecah. Yang bikin runyam, suara tawa beberapa perempuan terdengar jelas di latar belakang, seolah mengolok-olok keadaan.
“Gak ngatasi. Perjuangan arepe mangan MBG Iki. Iki digawe soko opo Iki,”
ucap salah satu suara di video itu, sambil tertawa.
Rupanya, siomay yang tak layak santap itu berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mojorembun, Rejoso, Nganjuk. Sebuah akun Instagram dengan gamblang menulis, “Siomay MBG di Mojorembun Rejoso keras seperti batu.” Ungkapan itu pun langsung menyebar bak angin.
Menanggapi hal ini, Judy Ernanto dari Satgas MBG Kabupaten Nganjuk membenarkan laporan yang masuk. Menurutnya, pihaknya langsung bergerak cepat begitu mendapat informasi. Peringatan keras sudah diberikan kepada pengelola dapur SPPG terkait agar lebih jeli menjaga kualitas hidangan untuk penerima manfaat.
Artikel Terkait
Ketua Komisi III DPR Desak Negara Tanggung Biaya Pengobatan dan Lindungi Aktivis Andrie Yunus
Kim Jong Un Ajak Putri Saksikan Peluncuran Rudal, Sebut Ancaman untuk AS dan Korsel
Kapolri Bentuk Posko Khusus dan Janjikan Perlindungan Saksi Kasus Penyiraman Aktivis KontraS
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Memadati Stasiun Pasar Senen