Rabu dini hari tadi, panggung Liga Champions kembali memanas. Empat laga seru 16 besar leg pertama digelar, dan hasilnya? Cukup mengejutkan. Tim-tim raksasa seperti Liverpool dan Barcelona ternyata tak semulus yang dibayangkan.
Di Istanbul, Liverpool harus menelan pil pahit. Mereka tumbang lagi, 0-1 dari Galatasaray. Padahal, The Reds pernah mengalami nasib serupa di fase grup. Kali ini, Mario Lemina yang jadi algojo. Cuma tujuh menit laga berjalan, ia sudah merobek jala Alisson Becker, memanfaatkan umpan matang Victor Osimhen.
Secara statistik, Liverpool sebenarnya mendominasi. Penguasaan bola mereka 54%, lebih tinggi dari tuan rumah. Tembakan ke gawang pun lebih banyak, enam berbanding empat. Tapi, angka-angka itu jadi tak berarti. Mereka gagal menciptakan gol, sementara Galatasaray efisien.
Harapan sempat muncul di menit ke-70. Ibrahima Konate berhasil membobol gawang Galatasaray. Sorak-sorai pun pecah. Namun, suasana langsung meredup. Wasit memeriksa ulang lewat VAR dan memutuskan ada pelanggaran sebelumnya. Gol pun dianulir. Nasib Arne Slot dan anak asuhnya kini bergantung pada leg kedua di Anfield pekan depan.
Di sisi lain, Barcelona nyaris saja kalah. Bertandang ke markas Newcastle United, Blaugrana yang sedang percaya diri di puncak La Liga justru kesulitan. Permainan mereka tersendat, sulit mengembangkan ritme. Hampir sepanjang pertandingan, gawang Marc-Andre ter Stegen tak tersentuh.
Namun begitu, Newcastle-lah yang akhirnya unggul duluan. Di menit-menit penutup, tepatnya menit 86, Harvey Barnes sukses menceploskan bola ke gawang Barcelona. Assistnya datang dari Jacob Murphy. St James Park bergemuruh.
Barcelona terlihat akan pulang dengan kekalahan. Tapi, di detik-detik terakhir injury time, mereka mendapat angin. Wasit menganugerahkan penalti! Lamine Yamal, si remaja ajaib, maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia menggagalkan upaya kiper Newcastle. Skor akhir 1-1, Barcelona lolos dari malu.
Artikel Terkait
Pemerintah Imbau Warga Tunda Keberangkatan Umrah Imbas Konflik di Timur Tengah
OJK Proyeksikan Kredit UMKM Tumbuh 7-9% pada 2026
Dubes Prancis Apresiasi Capaian Swasembada Pangan Indonesia, Bahas Penguatan Kerja Sama
Konflik Timur Tengah Dorong Inflasi dan Tekan Rupiah, Pelaku Usaha Waspada