Jakarta - Musim mudik Lebaran 2026 tinggal menghitung hari. Menyambut gelombang perjalanan pulang kampung yang masif itu, Kementerian Agama (Kemenag) mengklaim ribuan rumah ibadah sudah siap buka 24 jam. Tempat-tempat ini akan menjadi oase bagi para pemudik yang kelelahan di tengah perjalanan panjang.
Angkanya cukup besar. Tercatat ada 6.859 masjid di seluruh penjuru Tanah Air yang mendaftar untuk program ini. Tak cuma masjid, ada juga 44 rumah ibadah umat Buddha yang tersebar di 11 provinsi, mulai dari Sumatera, Jawa, hingga Kepulauan Nusa Tenggara. Mereka siap memberikan pelayanan serupa.
“Kita ingin agar rumah-rumah ibadah lintas agama yang berada di jalur mudik benar-benar siap melayani para pemudik,” tegas Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam rapat internal di kantornya, Selasa (10/3/2026).
“Rumah ibadah tersebut diharapkan dapat dibuka selama 24 jam selama masa mudik, karena para pemudik datang silih berganti sepanjang waktu,” tambahnya.
Namun begitu, kesiapan buka saja tidak cukup. Menag menekankan pentingnya pengaturan petugas jaga. Tujuannya jelas: menjaga keamanan dan kenyamanan para pemudik yang singgah. “Jangan sampai jamaah yang beristirahat justru mengalami kehilangan barang atau hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.
Nuansa Ramadan tahun ini juga jadi pertimbangan khusus. Menag mendorong pengelola untuk menyediakan fasilitas dasar seperti takjil atau makanan berbuka, plus bekal sederhana untuk sahur. “Ini bagian dari pelayanan kemanusiaan dan kepedulian sosial,” katanya.
Artikel Terkait
OJK Proyeksikan Kredit UMKM Tumbuh 7-9% pada 2026
Dubes Prancis Apresiasi Capaian Swasembada Pangan Indonesia, Bahas Penguatan Kerja Sama
Liverwall Tumbang, Barcelona Tertahan: Drama di Babak 16 Besar Liga Champions
Konflik Timur Tengah Dorong Inflasi dan Tekan Rupiah, Pelaku Usaha Waspada