Pemerintah Tegaskan Tata Kelola Tanah yang Baik Kunci Tarik Investasi dan Redam Konflik

- Senin, 09 Maret 2026 | 08:50 WIB
Pemerintah Tegaskan Tata Kelola Tanah yang Baik Kunci Tarik Investasi dan Redam Konflik

Lebih jauh, Kurnia melihat isu agraria ini tak bisa dipisahkan dari agenda besar pemerintahan sekarang. Ia punya keterkaitan erat dengan Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming.

“Kalau kita tilik misi Asta Cita, isu agraria sebenarnya sangat relevan dan menjadi fondasi bagi banyak agenda pembangunan, mulai dari keadilan sosial, ketahanan pangan dan energi, hingga peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja,” papar Kurnia.

Sementara dari sisi eksekusi, Plt Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat memberikan gambaran konkret. Saat ini, total aset persediaan Badan Bank Tanah mencapai 35 ribu hektare. Dari jumlah itu, sekitar 11 ribu hektare dialokasikan khusus untuk reforma agraria.

“Badan Bank Tanah berkomitmen penuh dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di sektor pembangunan perumahan melalui penyediaan lahan yang tepat dan berkelanjutan. Penyediaan tanah untuk perumahan rakyat menjadi fondasi penting dalam membangun keadilan sosial serta mensejahterakan masyarakat,” jelas Hakiki.

Tanah-tanah tersebut, lanjutnya, akan dikelola untuk berbagai kepentingan. Baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat langsung, maupun mendukung program strategis pemerintah lainnya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar