Industri kerajinan kita lagi-lagi bikin bangga. Di tengah tantangan ekonomi global, sektor ini justru menunjukkan taringnya dengan mencatat pertumbuhan ekspor yang signifikan. Bukan cuma soal angka, tapi juga tentang bagaimana anyaman, tenun, dan perhiasan khas Nusantara jadi duta budaya di mata dunia.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita punya pandangan yang jelas soal ini.
"Industri kerajinan tidak hanya menjadi penopang ekonomi masyarakat, tetapi juga wajah budaya kita di pasar dunia," tegasnya dalam sebuah keterangan di Jakarta, awal Maret lalu.
Nah, bukti nyata dukungan itu adalah dengan difasilitasinya tiga pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) untuk tampil di ajang bergengsi Home InStyle, Hong Kong, akhir April nanti. Pameran internasional itu kan tempatnya bertemunya produsen dan pembeli dari berbagai belahan dunia. Peluang emas.
Menurut Reni Yanita, Dirjen IKMA, langkah semacam ini crucial. Pemerintah memang harus terus mendorong IKM agar makin terintegrasi ke dalam rantai pasok global. Caranya? Ya lewat inovasi desain dan peningkatan kualitas tanpa henti. Tujuannya satu: menjaga tren ekspor yang sudah positif ini agar tetap menguat.
Artikel Terkait
Stellantis Terbitkan Obligasi Hybrid Rp97,9 Triliun untuk Kuatkan Likuiditas
Persiapan Mudik Lebaran 2026 Dimulai, Keamanan dan Kenyamanan Jadi Prioritas
Putri Akbar Tandjung, Karmia Krissanty, Meninggal Dunia
BGN Peringatkan Koperasi Palsu dan Monopoli Pasok di Program Makan Bergizi Gratis