Madinah, Arab Saudi Sebanyak 1.723 orang yang terdiri dari jamaah dan petugas haji asal Embarkasi Jakarta Pondok Gede sudah tiba di Madinah. Mereka datang untuk menjalankan rangkaian ibadah haji tahun ini.
Dari jumlah itu, 1.707 di antaranya adalah jamaah biasa, sementara 16 orang lainnya merupakan petugas. Mereka tersebar dalam empat kloter pertama, yakni kloter 1 hingga 4.
Ketua PPIH Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Sugito, mengonfirmasi hal tersebut kepada wartawan pada Sabtu (25/4/2026). Katanya, “Dari Asrama Haji Pondok Gede ini sudah diberangkatkan kloter 1 sampai dengan 4 dengan jumlah jamaah 1.707 plus petugas 16, jadi semuanya 1.723, yang sudah diberangkatkan, alhamdulillah sudah sampai di Madinah.”
Di sisi lain, pada hari yang sama, embarkasi kembali memberangkatkan 442 jamaah. Mereka berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk kemudian diterbangkan ke Arab Saudi. Kloter ini adalah kloter lima, yang rencananya membawa 445 orang. Tapi, ada tiga jamaah yang terpaksa menunda keberangkatan.
“Ya, untuk kloter 5 ini asal Jakarta Timur itu sejumlah 442 ya. Karena ada tiga jamaah yang nggak bisa berangkat,” jelas Sugito. Ia menambahkan, satu dari tiga jamaah itu sejak awal masih di rumah karena sakit. Sementara dua lainnya sudah sampai di asrama haji, tapi harus dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
“Satu sejak masuk asrama sudah nggak bisa karena sakit di rumah. Kemudian yang masuk di sini itu ada dua yang masih dirujuk di rumah sakit,” katanya.
Sekarang, pihaknya masih menunggu perkembangan kondisi ketiga jamaah tersebut. Kalau kesehatan mereka membaik, rencananya mereka akan diberangkatkan pada kloter berikutnya. Sugito menyebut istilah “istita’ah” yakni kondisi fisik yang memungkinkan seseorang untuk berangkat haji.
“Menunggu kondisinya istita’ah nanti bisa ditanazul-kan ke kloter lain jika istita’ah-nya sudah memungkinkan,” ujarnya.
Suasana di asrama sendiri, menurut pantauan, cukup sibuk namun teratur. Para jamaah tampak antusias, meski beberapa di antaranya harus berjuang melawan rasa cemas karena masalah kesehatan. Namun begitu, proses pemberangkatan terus berjalan sesuai jadwal.
Artikel Terkait
OJK Perpanjang Batas Waktu Pelaporan SLIK bagi Perusahaan Asuransi dan Penjaminan Hingga Akhir 2027
Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Tangani Jaringan Lintas Negara yang Makin Mengancam
HKBP Nyatakan Ceramah Jusuf Kalla di UGM Tidak Ada Unsur Penistaan Agama
Black Steel dan Pangsuma Berbagi Poin, Unggul FC Hajar Kuda Laut 7-1 di Pro Futsal League