Jakarta Perkumpulan Kerukunan Umat Pentakosta Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan PERKUPI, menyatakan komitmennya untuk memperkuat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya? Ya, soal membangun keharmonisan dalam kehidupan beragama. “Kami di PERKUPI berkomitmen penuh untuk memperkuat Asta Cita Presiden, khususnya dalam membangun keharmonisan kehidupan beragama dan berbangsa,” ujar Ketua Umum PERKUPI, Sabam Sinaga, lewat keterangan tertulis pada Sabtu, 25 April 2026. Pernyataan itu disampaikan Sabam saat melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERKUPI untuk wilayah DKI Jakarta. Ia meminta jajaran pengurus di daerah untuk bisa menjadi mitra pemerintah. Tujuannya jelas: mewujudkan perdamaian. “Melalui penguatan struktur organisasi di daerah-daerah, kami ingin menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang rukun dan damai,” katanya. Acara pelantikan itu sendiri digelar di Golden Boutique Hotel Kemayoran. Sekitar 300 orang hadir mulai dari tokoh agama, pengurus gereja, hingga perwakilan umat Pentakosta dari berbagai penjuru Jakarta. Suasananya cukup ramai, menurut sejumlah saksi di lokasi. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Bagi mereka, ini adalah momentum penting. Momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam membangun kerukunan umat beragama. Di sisi lain, juga untuk meningkatkan kontribusi sosial di tengah hiruk-pikuk dinamika masyarakat perkotaan. Menariknya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, turut hadir. Begitu juga anggota DPR, Putra Nababan. Kehadiran dua tokoh ini, setidaknya, mencerminkan dukungan terhadap peran strategis PERKUPI. Mereka ingin harmoni sosial tetap terjaga, dan keberagaman di Jakarta semakin diperkuat. Sabam melantik sejumlah nama untuk mengisi kepengurusan baru. Gibson Sihombing ditunjuk sebagai Ketua DPW PERKUPI wilayah Jakarta, dengan Pandior sebagai Sekretaris. Lalu, untuk Ketua DPD, ada Monang Sianipar, Frans Ambarita, Jonner Panjaitan, Robinson Turnip, dan Ajon Hutabarat. Harapannya, kepengurusan yang baru ini bisa membawa semangat segar. Program-program organisasi yang berorientasi pada pelayanan, pembinaan umat, dan kontribusi nyata diharapkan berjalan lebih maksimal. Pada akhirnya, pelantikan ini juga menjadi langkah strategis. Bukan cuma untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat wilayah dan daerah, tapi juga untuk menegaskan komitmen menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan. Di tengah keberagaman bangsa Indonesia, itu semua terasa penting.
Artikel Terkait
Tiffany Young Rilis Single Summer’s Not Over pada 8 Mei, Tandai Satu Dekade Karier Solo
Halalbihalal Perantau Sumbagsel di Palembang Jadi Ajang Percepatan Pembangunan Kawasan
PKS Dukung Usulan KPK soal Pembatasan Jabatan Ketua Umum Partai Dua Periode
Kapal Tanker Minyak Dibajak di Lepas Pantai Somalia, Ancaman Pembajakan Maritim Meningkat