Kemenag Rilis Panduan Khusus Takbiran Idulfitri di Bali Saat Bersamaan dengan Nyepi 2026

- Minggu, 08 Maret 2026 | 19:20 WIB
Kemenag Rilis Panduan Khusus Takbiran Idulfitri di Bali Saat Bersamaan dengan Nyepi 2026

Nah, perlu digarisbawahi nih. Panduan ini sifatnya sangat lokal.

“Ini hanya untuk Bali dan hanya berlaku jika malam takbiran benar-benar bersamaan dengan Nyepi,” kata Thobib menegaskan. “Kalau ada yang bikin konten di medsos seolah-olah aturan ini nasional, itu jelas tidak benar.”

Seruan bersama itu sudah ditandatangani oleh sejumlah pimpinan. Mulai dari Ketua FKUB Bali, Kepala Kanwil Kemenag Bali, Kapolda Bali, Danrem 163/Wira Satya, hingga Gubernur Bali Wayan Koster. Mereka semua satu suara.

Pendapat serupa datang dari Dirjen Bimas Hindu, I Nengah Duija. Menurutnya, pedoman ini memang khusus Bali. Tapi, dalam praktiknya, bisa jadi contoh buat daerah lain yang punya komunitas Hindu, jika situasi serupa terjadi.

“Kami berharap masyarakat memahaminya sebagai bentuk kearifan. Ini untuk menjaga kerukunan,” katanya.

Kemenag juga mengajak semua pihak untuk bijak. Jangan gampang terpancing dengan framing yang menyesatkan dan berpotensi memecah belah. Beberapa hari terakhir, kabar yang beredar di media sosial kerap menyebut panduan ini berlaku nasional dan itu jelas keliru.

“Jangan mudah terprovokasi,” pesannya. “Indonesia punya tradisi toleransi yang panjang. Penyesuaian seperti ini justru menunjukkan kedewasaan kita dalam beragama dan hidup berdampingan.”

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar