Di sisi pengeluaran, pemerintah pusat menyerap belanja sebesar Rp346,1 triliun. Sedangkan transfer ke daerah dan dana desa mencatat realisasi Rp147,7 triliun.
Purbaya menegaskan, momentum positif dari penerimaan pajak ini harus dijaga. Tujuannya jelas, agar pertumbuhan bisa berkelanjutan sepanjang tahun dan postur fiskal tetap sehat. Dengan begitu, berbagai program pembangunan nasional bisa didukung dengan maksimal.
"Kita pastikan semua faktor-faktor pendukung pertumbuhan ekonomi itu berjalan dengan baik,"
tandasnya menutup penjelasan.
Jadi, meski defisit masih ada, pemerintah tampaknya cukup percaya diri. Fondasinya adalah pertumbuhan penerimaan pajak yang cukup impresif di awal tahun ini. Tantangannya sekarang adalah menjaga konsistensi itu.
Artikel Terkait
PNM Gelar Program Ramadan Madani untuk Tebar Santunan dan Edukasi Anak
Menkeu Siapkan Injeksi Likuiditas Rp100 Triliun dengan Skema Fleksibel
DAMRI Resmi Buka Rute Langsung Jakarta-Bali, Tiket Mulai Rp590 Ribu
Lebaran 2026: Lebih dari Setengah Tiket Kereta Jarak Jauh dari Jakarta Telah Terjual