Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mencoba menenangkan warganya. Soal isu kelangkaan BBM yang ramai dibicarakan, terutama dengan situasi di Timur Tengah yang memanas, ia meminta masyarakat tidak perlu terlalu cemas.
Menurutnya, Jakarta akan selalu diutamakan oleh pemerintah pusat dalam hal pasokan bahan bakar minyak.
"Kalau BBM, Jakarta tentunya selalu menjadi prioritas untuk stoknya. Kami juga punya stok sendiri," ujar Pramono di Jakarta Selatan, Jumat lalu.
Ia melanjutkan, stok BBM di Ibu Kota jelang Idulfitri tahun ini terpantau masih aman. Harapannya sih, warga tidak sampai panik dan menimbun BBM secara berlebihan.
"Dalam rangka menyambut Idulfitri terutama bagi yang mudik, walaupun saya tetap mendorong untuk mudik ke Jakarta supaya BBM-nya juga tidak dibuang ke mana-mana, mudah-mudahan itu bisa berjalan dengan baik," tambahnya.
Di sisi lain, Pramono cukup yakin fenomena panic buying tidak akan terjadi di Jakarta. Alasannya sederhana: pengelolaan stok BBM di Ibu Kota bukanlah tanggung jawab Pemprov DKI semata.
Semua diatur bersama dengan pemerintah pusat.
"Ya kan semua stok di Jakarta ini pasti dikelola bersama-sama dengan Pemerintah Pusat. Bukan kemudian dikelola oleh Pemda sendiri, tetapi dikelola bersama-sama," tegasnya.
Jadi, pesannya jelas: tenang saja. Pasokan bahan bakar untuk kota besar seperti Jakarta, katanya, sudah diatur sedemikian rupa agar tidak sampai kosong.
Artikel Terkait
Latihan Militer AS-Filipina-Jepang di Utara Filipina Libatkan 17.000 Prajurit, China Protes
Sultan Kemnaker Akui Beli 37 Mobil dari Uang Hasil Pemerasan Sertifikasi K3
KAI Luncurkan KA Sangkuriang, Rute Langsung Bandung-Banyuwangi Mulai Mei 2026
Pemerintah dan DPR Sepakat Batasi Usia Pekerja Rumah Tangga Minimal 18 Tahun