Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mencoba menenangkan warganya. Soal isu kelangkaan BBM yang ramai dibicarakan, terutama dengan situasi di Timur Tengah yang memanas, ia meminta masyarakat tidak perlu terlalu cemas.
Menurutnya, Jakarta akan selalu diutamakan oleh pemerintah pusat dalam hal pasokan bahan bakar minyak.
"Kalau BBM, Jakarta tentunya selalu menjadi prioritas untuk stoknya. Kami juga punya stok sendiri," ujar Pramono di Jakarta Selatan, Jumat lalu.
Ia melanjutkan, stok BBM di Ibu Kota jelang Idulfitri tahun ini terpantau masih aman. Harapannya sih, warga tidak sampai panik dan menimbun BBM secara berlebihan.
"Dalam rangka menyambut Idulfitri terutama bagi yang mudik, walaupun saya tetap mendorong untuk mudik ke Jakarta supaya BBM-nya juga tidak dibuang ke mana-mana, mudah-mudahan itu bisa berjalan dengan baik," tambahnya.
Di sisi lain, Pramono cukup yakin fenomena panic buying tidak akan terjadi di Jakarta. Alasannya sederhana: pengelolaan stok BBM di Ibu Kota bukanlah tanggung jawab Pemprov DKI semata.
Semua diatur bersama dengan pemerintah pusat.
"Ya kan semua stok di Jakarta ini pasti dikelola bersama-sama dengan Pemerintah Pusat. Bukan kemudian dikelola oleh Pemda sendiri, tetapi dikelola bersama-sama," tegasnya.
Jadi, pesannya jelas: tenang saja. Pasokan bahan bakar untuk kota besar seperti Jakarta, katanya, sudah diatur sedemikian rupa agar tidak sampai kosong.
Artikel Terkait
The Super Mario Galaxy Movie Tembus Satu Miliar Dolar AS di Box Office Global
OJK: Program Penjaminan Polis Jadi Fondasi Baru Perlindungan Pemegang Polis
Joey Pelupessy Akui Duet dengan Ivar Jenner di Lini Tengah Timnas Indonesia Mulai Tumbuh
Trump Klaim Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Dua Pilot Selamat