Memang, upaya menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan terus digaungkan. Ekspor unggas dan olahan ayam ke sejumlah negara Asia pekan lalu adalah salah satu bentuk realisasinya. Namun begitu, jalan menuju sana masih panjang.
Yang menarik, akselerasi ekspor semacam ini melibatkan kolaborasi erat dengan korporasi. Rupanya, pengiriman telur konsumsi sudah berjalan beberapa tahun belakangan. Bahkan, total sudah ada sepuluh negara tujuan, tak hanya di Asia, tapi merambah hingga Timur Tengah seperti Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Oman.
Pemerintah pun tak tinggal diam. Mereka menyiapkan pabrik pakan khusus untuk mendongkrak produksi telur dan olahan ayam lainnya. Kolaborasi dengan swasta terus digencarkan, tentu saja.
Ekspor 75 ton telur kemasan ini ditangani oleh empat perusahaan: PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia, PT Taat Indah Bersinar, dan PT Malindo Food Delight. Kerja sama seperti inilah yang diharapkan bisa terus mendorong produk lokal ke kancah yang lebih luas.
Artikel Terkait
Ekonom UOB: Daya Beli Menurun, Manufaktur Jadi Kunci Dongkrak Kelas Menengah
Menteri Pertanian Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Konflik Global
Prabowo Undang Jokowi dan Maruf Amin untuk Silaturahmi di Istana
AS Siap Perang Jangka Panjang dengan Iran, Operasi Gabungan Hadapi Perlawanan Sengit