Banyak yang bertanya-tanya usai laga Persib kontra Persebaya. Kok bisa Persib melakukan enam pergantian pemain? Bukankah batas maksimalnya cuma lima? Pertanyaan itu membanjiri media sosial selepas duel sengit di Gelora Bung Tomo yang berakhir imbang 2-2, Senin malam lalu.
Jawabannya ternyata ada pada sebuah insiden di menit ke-64. Federico Barba dari Persib dan Catur Pamungkas dari Persebaya terlibat benturan kepala yang cukup keras. Catur pun tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus digantikan Koko Ari Araya.
Nah, dari sinilah ceritanya mulai jelas. Aturan Liga Super Indonesia punya klausul khusus soal ini. Tepatnya di Pasal 42, yang intinya memberi izin pergantian pemain tambahan di luar kuota, khusus untuk kasus cedera kepala. Regulasinya mengacu pada Laws of the Game (LOTG).
“Merujuk kepada LOTG, pergantian pemain tambahan di luar kuota pergantian pemain yang telah digunakan dapat dilakukan apabila terjadi cedera pada kepala,” bunyi aturan tersebut.
Dan Persib, dengan cermat, memanfaatkan celah regulasi ini. Pelatih Bojan Hodak akhirnya bisa melakukan total enam perubahan. Beckham Putra, Adam Alis, dan Andrew Jung masuk saat jeda babak. Sementara Marc Klok, Thom Haye, dan Sergio Castell masuk di babak kedua.
Di sisi lain, ada aturan lain yang perlu dicermati: maksimal tiga sesi pergantian di babak kedua. Nah, pergantian di jeda babak pertama seperti yang dilakukan Hodak dengan tiga pemainnya itu tidak dihitung sebagai sesi. Jadi, ketika Hodak memasukkan Klok (menit 81), Haye (86), dan Castell (88), itu dihitung sebagai tiga sesi terpisah. Semuanya sah dan sesuai aturan.
Lalu, bagaimana jalannya pertandingan? Seru sekali. Persebaya sempat unggul duluan lewat penalti Bruno Moreira di penghujung babak pertama.
Tapi Maung Bandung bangkit di babak kedua. Luciano Guaycochea menyamakan kedudukan di menit 51, sebelum Andrew Jung membalikkan skor jadi 2-1 untuk Persib. Sayang, keunggulan itu tak bertahan lama. Francisco Rivera menyamakan untuk Persebaya di menit 83, mengamankan poin bagi tim tuan rumah.
Hasil imbang ini sebenarnya tak terlalu mengganggu posisi Persib. Mereka tetap kokoh di puncak klasemen dengan 54 poin, unggul empat angka dari Persija. Sementara Persebaya masih bertahan di posisi kelima dengan koleksi 39 poin. Meski gagal menang, setidaknya drama pergantian enam pemain itu sudah terjawab tuntas.
Artikel Terkait
Kemenkes Luncurkan Sistem Pelabelan Nutri-Level untuk Kendalikan Gula, Garam, dan Lemak
Unpad Nonaktifkan Guru Besar Diduga Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Pertukaran
Fikri, Bocah Pemulung yang Viral, Kini Temukan Rumah Kedua di Sekolah Rakyat
Laba Ericsson Kuartal I-2026 Turun di Bawah Proyeksi, Tekanan Biaya AI dan Melemahnya Pasar AS Jadi Penyebab