Banyak yang bertanya-tanya usai laga Persib kontra Persebaya. Kok bisa Persib melakukan enam pergantian pemain? Bukankah batas maksimalnya cuma lima? Pertanyaan itu membanjiri media sosial selepas duel sengit di Gelora Bung Tomo yang berakhir imbang 2-2, Senin malam lalu.
Jawabannya ternyata ada pada sebuah insiden di menit ke-64. Federico Barba dari Persib dan Catur Pamungkas dari Persebaya terlibat benturan kepala yang cukup keras. Catur pun tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus digantikan Koko Ari Araya.
Nah, dari sinilah ceritanya mulai jelas. Aturan Liga Super Indonesia punya klausul khusus soal ini. Tepatnya di Pasal 42, yang intinya memberi izin pergantian pemain tambahan di luar kuota, khusus untuk kasus cedera kepala. Regulasinya mengacu pada Laws of the Game (LOTG).
“Merujuk kepada LOTG, pergantian pemain tambahan di luar kuota pergantian pemain yang telah digunakan dapat dilakukan apabila terjadi cedera pada kepala,” bunyi aturan tersebut.
Dan Persib, dengan cermat, memanfaatkan celah regulasi ini. Pelatih Bojan Hodak akhirnya bisa melakukan total enam perubahan. Beckham Putra, Adam Alis, dan Andrew Jung masuk saat jeda babak. Sementara Marc Klok, Thom Haye, dan Sergio Castell masuk di babak kedua.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Subuh di Tangerang Raya untuk 3 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan Sistem Satu Arah dan Ganjil-Genap untuk Mudik Lebaran 2026
Arab Saudi Bantah Lobi AS Serang Iran, Kilang Aramco Diserang Balasan
Imsak Jakarta Pagi Ini Pukul 04.33 WIB, Disusul Subuh 10 Menit Kemudian