Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, dengan tegas menyatakan negaranya menutup pintu negosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan keras ini sekaligus membantah kabar dari sejumlah media AS yang menyebut dirinya justru berupaya membuka kembali dialog nuklir.
Menurut laporan The Wall Street Journal, upaya itu konon dilakukan pasca tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah serangan gabungan yang ditudingkan kepada AS dan Israel. Namun, Larijani membungkus bantahannya dengan kecaman pedas.
“Kami tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat,” tulisnya di platform X, tanpa basa-basi.
Unggahan itu berisi serangan verbal yang menyasar mantan Presiden AS, Donald Trump. Larijani menuduh Trump-lah yang telah menciptakan kekacauan di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
DEN: Ketegangan Timur Tengah Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak Global
Jadwal Buka Puasa Bekasi 2 Maret 2026: Magrib 18.13 WIB di Kabupaten, 18.14 WIB di Kota
Kemenkes Targetkan Turunkan Kematian Kanker Payudara 2,5% Per Tahun lewat RAN 2025-2034
Serangan Drone Iran Paksa Penutupan Kilang Minyak Terbesar Saudi Aramco