“Kami juga menyiapkan sejumlah opsi dalam menghadapi risiko kedaruratan jika diperlukan,” tambahnya.
Lalu, bagaimana jika situasi memburuk? Kemlu mengklaim telah menyiapkan berbagai skenario. Mekanisme evakuasi pun sudah dirancang, tentu dengan mempertimbangkan dinamika keamanan yang berubah-ubah dan koordinasi dengan otoritas setempat. Persiapan ini dibuat untuk mengantisipasi skenario terburuk.
Bagi WNI yang berada di sana, pesannya sederhana: tetap tenang dan waspada. Ikuti semua arahan resmi dari perwakilan RI terdekat. Namun jika benar-benar darurat, mereka bisa menghubungi jalur khusus.
“Dalam situasi darurat, WNI/PMI dapat menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI di 62 812-9007-0027 atau Hotline Perwakilan RI terdekat,” kata Heni menegaskan.
Suasana memang mencemaskan. Tapi setidaknya, dari Jakarta, upaya untuk mengamankan warganya terus bergulir dengan segala persiapan yang ada.
Artikel Terkait
Jenazah Try Sutrisno Disalatkan di Masjid Sunda Kelapa Sebelum Dimakamkan di Kalibata
Hizbullah Luncurkan Rudal ke Israel, Balasan Serang Wilayah Lebanon
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD
Ali Larijani, Operator Kunci di Balik Layar Pasca Kematian Khamenei