Di sisi lain, Indonesia tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Gagalnya perundingan antara AS dan Iran dinilai jadi pemicu yang berujung pada eskalasi militer seperti sekarang. Pemerintah kita menekankan, menghormati kedaulatan negara lain dan menyelesaikan masalah dengan cara damai itu mutlak diperlukan.
“Peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia,” tegas pernyataan Kemlu itu. Imbauan juga disampaikan kepada Warga Negara Indonesia di wilayah tersebut untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan selalu berkoordinasi dengan perwakilan RI terdekat.
Latar belakangnya, AS dan Israel lebih dulu melancarkan serangan awal ke Iran pada Sabtu pagi waktu setempat. Serangan itu, yang mereka sebut sebagai 'pre-emptive strike', langsung dibalas oleh Iran. Rudal-rudal diluncurkan menuju Israel dan beberapa pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Situasinya benar-benar genting.
Artikel Terkait
Lamine Yamal Cetak Hattrick, Barcelona Hancurkan Villarreal 4-1
Arab Saudi dan Qatar Serukan AS, Israel, dan Iran Hentikan Permusuhan
Manajer Persib Ingatkan Skuad untuk Tak Anggap Enteng Persebaya di Laga Klasik
KBRI Teheran Intensifkan Komunikasi dengan 329 WNI di Iran Jelang Eskalasi Militer