Finalis Agil Sulthon Pukau Juri dengan Hafalan Al-Baqarah di Cahaya Muda Indonesia

- Minggu, 01 Maret 2026 | 01:15 WIB
Finalis Agil Sulthon Pukau Juri dengan Hafalan Al-Baqarah di Cahaya Muda Indonesia

JAKARTA – Panggung Cahaya Muda Indonesia iNews kembali memunculkan bakat baru. Kali ini, sorotan tertuju pada Agil Sulthon, seorang finalis yang datang dari Sarolangun. Yang menarik, dia tak cuma tampil sebagai dai yang piawai berorasi. Agil juga menunjukkan kedalaman hafalan Al-Quran dan mental baja yang langka di usianya.

Momen paling menegangkan terjadi saat salah satu juri, Habib Nabiel Al Musawa, mengujinya langsung di atas panggung. Agil diminta melantunkan hafalan Surat Al-Baqarah, tepatnya ayat 67 hingga 69. Saat itu, tekanan pasti terasa. Namun justru di situlah ketangguhannya terbukti.

Dengan suara yang tenang namun penuh keyakinan, ayat-ayat suci itu mengalir fasih dan tartil dari lisannya. Tak ada keraguan. Penampilan itu langsung memukau dewan juri dan para penonton yang hadir. Momen singkat itu cukup menjadi bukti: kemampuan Agil bukan sekadar di permukaan. Penguasaan materi keislamannya benar-benar kuat.

Di sisi lain, perjalanannya ke panggung nasional ini juga punya cerita. Bukan perjalanan yang mudah. Agil memutuskan merantau dari Sarolangun ke Ibu Kota, dengan satu tujuan: mendalami ilmu agama. Tekadnya jelas, ingin jadi pribadi yang lebih bermanfaat lewat dakwah.

Semangat belajarnya yang tinggi, ditambah keberaniannya menghadapi setiap ujian, membuatnya jadi sosok yang menonjol di ajang ini. Dedikasinya terasa nyata, bukan sekadar untuk kompetisi.

Nah, soal programnya sendiri, Cahaya Muda Indonesia memang bukan ajang biasa. Ini adalah kompetisi dakwah yang mencari generasi muda terbaik dari seantero negeri. Pesertanya diuji dari banyak sisi: mulai dari cara menyampaikan ceramah, tafsir Al-Quran, hingga kreativitas dan ketahanan mental saat dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan kritis dari juri.

Program ini didukung para juri yang mumpuni, seperti Habib Muhamad Syahab dan Abi Amir Faisol. Peran mereka tak cuma menilai, tapi juga membina agar para peserta bisa terus berkembang. Setiap episodenya juga semakin semarak dengan kehadiran bintang tamu spesial yang selalu dinantikan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar