Polres Bogor Realisasikan Program Bedah Rumah ASRI untuk 13 Hunian Tidak Layak

- Minggu, 01 Maret 2026 | 01:25 WIB
Polres Bogor Realisasikan Program Bedah Rumah ASRI untuk 13 Hunian Tidak Layak

Polres Bogor baru-baru ini mulai merealisasikan program bedah rumah yang dinamai Rumah ASRI. Program ini intinya untuk memperbaiki rumah-rumah yang sudah tidak layak huni. Gagasan dasarnya sejalan dengan visi yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan maksud di balik aksi nyata ini. Menurutnya, langkah ini penting agar inovasi dari Kapolda Jabar benar-benar sampai ke warga, bukan cuma wacana.

"Kami hadir di sini untuk mengawal langsung Program Rumah ASRI yang merupakan instruksi dan inovasi dari Bapak Kapolda Jabar,"

Ujarnya saat ditemui Sabtu lalu. Kunjungannya itu sekaligus dalam rangka menyambut bulan Ramadan yang akan datang.

"Program ini dirancang khusus oleh Bapak Kapolda untuk memperkuat visi besar Bapak Presiden Prabowo dalam menghadirkan hunian yang layak bagi rakyat,"

tambah Wikha. Ia sendiri turun langsung meninjau tiga lokasi pembangunan yang tersebar di Kecamatan Ciawi, Kemang, dan Citeureup. Totalnya, ada 13 rumah yang menjadi sasaran program kali ini.

Nah, yang menarik, konsep Rumah ASRI ini bukan cuma soal tambal-sulam fisik bangunan. Wikha menekankan, program ini mengedepankan standar yang lebih baik.

"Inovasi Rumah ASRI ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik, namun mengedepankan standar hunian yang sehat, aman, dan memiliki tata ruang yang lebih asri,"

jelasnya.

Di sisi lain, kegiatan ini juga dimaknai sebagai bentuk komitmen Polri. Mereka ingin berada di garda terdepan mendukung program-program nasional, termasuk soal penyediaan hunian layak bagi masyarakat biasa.

"Sinergi kebijakan dari Bapak Presiden yang diperkuat oleh inovasi Bapak Kapolda Jabar ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat melalui institusi Polri,"

pungkas Kapolres. Upaya kecil ini, meski skalanya belum masif, setidaknya memberi secercah harapan bagi beberapa keluarga. Harapannya, program seperti ini bisa terus berjalan dan menjangkau lebih banyak lagi yang membutuhkan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar