Jembatan Darurat Akhirnya Terpasang, Warga Keramatjaya Kembali Bisa Melintas

- Senin, 05 Januari 2026 | 15:45 WIB
Jembatan Darurat Akhirnya Terpasang, Warga Keramatjaya Kembali Bisa Melintas

Setelah nyaris tiga pekan terputus, akhirnya warga Desa Keramatjaya di Pandeglang bisa kembali melintas. Jembatan penghubung yang ambruk itu kini sudah ditangani, meski masih bersifat sementara. Pemerintah Kabupaten setempat memasang jembatan bailey untuk mengatasi darurat akses ke tiga kampung di sana.

Kabid Bina Marga DPUPR Pandeglang, Andrian Wisudawan, mengonfirmasi hal itu.

"Sudah ditangani," ujarnya, Senin lalu.

Namun begitu, Andrian menegaskan bahwa solusi ini belum final. Jembatan bailey yang dipinjam dari aset Pemprov Banten itu hanya solusi darurat. Untuk membangun yang permanen, katanya, semua bergantung pada anggaran.

"Dibangun permanen belum, baru pakai jembatan sementara," jelasnya.

Rencana permanennya sebenarnya sudah ada. Hanya, eksekusinya menunggu celah anggaran di APBD Pandeglang. Kalau tidak ada slot, ya terpaksa diusulkan ke tingkat provinsi. "Kita usulkan ke Pemprov. Tapi kalau kita ada anggaran sendiri, tinggal kita bangun karena perencanaannya sudah matang," tambah Andrian.

Di sisi lain, warga merasa lega sekaligus was-was. Tusi, salah seorang warga, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya jembatan sementara ini. Aktivitas warga yang sempat lumpuh kini kembali bergerak.

"Kami apresiasi langkah pemerintah. Tapi ya, harapan kami jangan cuma sementara. Kami pingin yang permanen, biar aman dan tidak khawatir," tutur Tusi.

Jembatan itu sebelumnya ambruk parah pada suatu sore di pertengahan Desember lalu. Menurut kesaksian warga lain, Debin, kejadiannya sekitar pukul tiga sore. Sebuah kendaraan sedang melintas saat struktur jembatan yang sudah tua itu akhirnya menyerah.

"Jembatan penghubung ke tiga desa ambruk," kata Debin kala itu.

Usianya yang sudah uzur diduga jadi penyebab utama. Kejadian itu langsung memutus akses vital, mengisolasi warga selama berminggu-minggu sebelum akhirnya jembatan darurat dipasang.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar