"Turunannya, teman-teman daerah bisa menjadi pengusaha-pengusaha yang berhasil di bidang bahan bakunya, supply chain, ecosystem dan lain-lain," papar Anindya.
Di sisi lain, ada momentum lain yang tak boleh dilewatkan: penyesuaian tarif dagang dengan Amerika Serikat. Anindya menegaskan hal ini pada jajaran Kadin daerah. Beberapa industri diprediksi bakal untung, seperti tekstil, alas kaki, furnitur, sampai elektronik.
Kesempatan ini harus dimanfaatkan. Bukan cuma bertahan, tapi harus ofensif. "Bagaimana kita meningkatkan kapasitas produksi sehingga bisa menghasilkan ekspor dan devisa yang lebih," tuturnya.
Artinya, industri dalam negeri didorong untuk memperluas kapasitas dan mendiversifikasi produk. Jalan sudah dibuka, tinggal bagaimana kita melangkah lebih agresif ke pasar global.
Pertemuan itu pun ditutup dengan semangat kolaborasi yang menggebu. Tugas menanti, tapi peluangnya terbentang luas.
Artikel Terkait
BMKG: Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Jabodetabek Sabtu Ini
Program Makan Bergizi Gratis Ciptakan Lebih dari 1 Juta Lapangan Kerja
Menteri UMKM Soroti Banjir Impor Ilegal Sebagai Ancaman Utama Bagi Pelaku Usaha
Inspirasi Ceramah Singkat Ramadhan: Dari Kejujuran hingga Empati Sosial