Bill Gates akhirnya angkat bicara. Pendiri Microsoft itu secara terbuka meminta maaf karena pernah berhubungan dengan Jeffrey Epstein, terpidana kasus seksual yang tewas pada 2019. Permintaan maaf ini disampaikannya dalam sebuah pertemuan internal dengan staf Gates Foundation, Kamis lalu.
Menurut keterangan dari yayasannya, Gates berbicara blak-blakan. Ia menjawab berbagai pertanyaan dari staf dengan cukup rinci.
Namun begitu, laporan dari Wall Street Journal mengungkap detail lain. Gates disebutkan pernah dua kali terlibat hubungan gelap dengan wanita asal Rusia. Dan Epstein-lah yang kemudian memperkenalkan mereka.
"Saya tidak melakukan sesuatu yang ilegal. Saya tidak melihat sesuatu yang ilegal," tegas Gates soal semua interaksinya dengan Epstein.
Ia bersikeras bahwa dirinya tak pernah menghabiskan waktu dengan para korban atau wanita-wanita yang ada di sekitar pengusaha kontroversial itu.
Artikel Terkait
PNM Dukung Perempuan Solo Bangun Usaha dari Nol hingga Pimpin Bank Sampah
Perundingan AS-Iran di Islamabad Gagal, Persoalan Nuklir Tetap Jadi Batu Sandungan
Aplikasi Access by KAI Kuasai 76% Transaksi Tiket di Kuartal I 2026
Gus Ipul Tegaskan Penerimaan Murid Sekolah Rakyat 2026 Hanya Berbasis Data DTSEN