Di sisi lain, kinerja mereka di sektor properti juga tak kalah solid. Melalui skema FLPP, BRI berhasil menyalurkan KPR subsidi senilai Rp16,6 triliun hingga akhir tahun lalu. Dana itu dinikmati oleh lebih dari 18.000 keluarga yang akhirnya punya tempat tinggal.
Dan mereka belum berpuas diri. Untuk tahun 2026, targetnya jauh lebih agresif. FLPP saja diproyeksikan bisa menjangkau 60.000 unit rumah. Ambisius, memang.
Namun begitu, kontribusi BRI tak cuma berhenti di pembiayaan. Mereka aktif terlibat dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Tak lupa, sebagai mitra pemerintah, BRI tetap konsisten menyalurkan bantuan sosial non-tunai, termasuk program sembako yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Dengan kombinasi strategi yang solid dukungan kuat untuk UMKM dan program kesejahteraan sosial BRI tampaknya optimis bisa terus jadi tulang punggung ekonomi. Mereka yakin, langkah-langkah ini akan mengakselerasi pertumbuhan Indonesia ke level yang lebih tinggi di masa mendatang.
Artikel Terkait
Trump Perintahkan Blokade Total Selat Hormuz, Harga Minyak Tembus USD100
Gus Ipul Imbau Kader NU Tenang dan Tak Terpengaruh Isu Jelang Muktamar 2026
Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow untuk Pertemuan Strategis dengan Putin
Manchester City Hajar Chelsea 3-0, Perketat Kejar Arsenal di Puncak Klasemen