Gus Ipul Imbau Kader NU Tenang dan Tak Terpengaruh Isu Jelang Muktamar 2026

- Senin, 13 April 2026 | 06:50 WIB
Gus Ipul Imbau Kader NU Tenang dan Tak Terpengaruh Isu Jelang Muktamar 2026

JAKARTA – Menjelang hajatan besar organisasinya, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengingatkan seluruh jajaran pengurusnya untuk tetap tenang. Muktamar PBNU 2026 memang sudah di depan mata, namun dia menekankan agar semua pihak tak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang beredar.

“Saya ingin menyampaikan kepada khususnya pengurus wilayah dan cabang untuk bersabar mengikuti informasi yang resmi, jangan terbawa isu-isu yang tidak benar ya,” ujar Gus Ipul di Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026).

Pernyataan itu disampaikannya untuk mengimbau semua lapisan, dari pengurus wilayah hingga cabang, agar bersabar dan hanya merujuk pada informasi resmi dari pihak yang berwenang. Menurutnya, situasi saat ini berjalan kondusif. Dia punya harapan besar agar rangkaian acara, mulai dari Konferensi Besar dan Munas Alim Ulama hingga puncak Muktamar nanti, bisa berjalan mulus.

“Termasuk nanti pada akhirnya Muktamar yang diharapkan nanti menghasilkan sesuatu yang diharapkan bisa membawa Nahdlatul Ulama sebagaimana harapan para muaziz, para pendiri daripada Nahdlatul Ulama,” jelas dia.

Soal waktu, Gus Ipul memperkirakan muktamar akan digelar sekitar pertengahan tahun 2026. Tepatnya, Juli atau Agustus mendatang. Keputusan ini bukan asal tebak, melainkan berdasarkan amanat hasil rapat pleno yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

“Sebagaimana diketahui bahwa hasil pleno beberapa waktu yang lalu mengamanatkan penyelenggaraan Muktamar itu pada bulan Juli atau Agustus tahun ini,” kata Gus Ipul.

Namun begitu, satu hal yang masih menjadi tanda tanya adalah lokasi penyelenggaraannya. Gus Ipul mengaku belum bisa memastikan di kota mana acara akbar NU itu akan digelar. Keputusan final mengenai tempat dan penjadwalan yang pas, menurutnya, akan menjadi wewenang dan hasil pembicaraan antara Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

“Tempatnya nanti belum ditentukan tetapi akan diawali pembicaraan antara Rais Aam dengan Ketua Umum tentang tempat dan waktu ya, yang pas untuk penyelenggaraan Muktamar tersebut,” ujarnya menutup penjelasan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar