Kolaborasi Regional dan Kursus Bahasa Gratis
Nuansa kebersamaan tidak hanya terasa di dalam negeri. Istiqlal berencana menggelar peringatan Nuzulul Quran dengan melibatkan negara-negara tetangga melalui kerja sama kementerian agama. Momen takbir Idul Fitri juga direncanakan berlangsung secara bersama-sama dan bersahut-sahutan dengan masjid-masjid raya di berbagai ibu kota Asia Tenggara.
“Nanti juga takbirnya kita takbir bareng dengan masjid-masjid raya yang ada di ibu kota-ibu kota Asia Tenggara. Jadi kita saling saut-menyahut itu takbir,” tuturnya.
Yang tak kalah menarik adalah program kursus bahasa gratis yang terbuka untuk umum. Kursus ini mencakup bahasa Inggris, Mandarin, Arab, Prancis, hingga bahasa Indonesia untuk warga asing. Bahkan, bahasa Ibrani dan Aramaik juga diajarkan. Yang istimewa, pengajarnya adalah penutur asli (native speaker) yang didatangkan khusus, seperti dari China untuk pengajar bahasa Mandarin.
“Dan ternyata pesertanya banyak. Dan tidak tanggung-tanggung, native yang mengajar. Kita datangkan dari China untuk mengajar bahasa Cina di sini, jadi anak-anak kita di sini sudah bisa bahasa Cina sehari-hari, dan di samping bahasa Inggris, kemudian bahasa Arab,” lanjut Nasaruddin.
Fasilitas Iktikaf Hingga Sahur
Bagi jamaah yang berniat untuk beriktikaf di sepuluh malam terakhir Ramadan, Masjid Istiqlal telah mempersiapkan fasilitasnya. Manajemen masjid memastikan kesiapan untuk menampung jamaah yang ingin menjalankan ibadah buka puasa, tarawih, hingga sahur secara penuh di dalam kompleks masjid. Persiapan ini menunjukkan komitmen Istiqlal sebagai rumah ibadah sekaligus pusat kegiatan umat yang inklusif selama bulan penuh berkah.
Artikel Terkait
Libur Paskah Dongkrak Omzet Sewa Sepeda Ontel di Kota Tua Jakarta
Industri Plastik Berinovasi Cari Formula Baru Imbas Gangguan Pasokan Global
Pemerintah dan KJRI Jeddah Ingatkan Waspada Modus Haji Ilegal
Persib Ungguli Semen Padang 1-0 di Stadion Agus Salim