Pendapatan Anthropic di India Melonjak Dua Kali Lipat dalam Empat Bulan

- Selasa, 17 Februari 2026 | 02:30 WIB
Pendapatan Anthropic di India Melonjak Dua Kali Lipat dalam Empat Bulan

MURIANETWORK.COM - Pendapatan perusahaan kecerdasan buatan Anthropic di India telah melonjak dua kali lipat hanya dalam kurun empat bulan terakhir. Pertumbuhan pesat ini, terutama didorong oleh produk Claude Code, menandai adopsi teknologi AI yang sangat cepat di pasar teknologi terbesar kedua dunia tersebut. Anthropic sendiri baru secara resmi membuka kantor di Bengaluru pada Oktober 2025 lalu.

Fokus pada Pasar Perusahaan dan Respons Pengembang

Anthropic, startup yang didanai raksasa teknologi seperti Amazon dan Alphabet, memang menempatkan fokus besar pada solusi AI untuk kalangan bisnis dan profesional. Strategi ini tampaknya berhasil mendapatkan tempat di India. Produk Claude Code, yang dirilis untuk umum pada Mei lalu, dilaporkan mendapat sambutan hangat dari komunitas pengembang di sana.

CEO Dario Amodei mengonfirmasi dinamika positif ini. “Pendapatan bisnis Anthropic di India telah berlipat ganda selama empat bulan terakhir, dan Claude Code bahkan mungkin tumbuh lebih cepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amodei menjelaskan karakteristik produk yang cocok dengan kebutuhan pasar. “Claude sejak awal memang lebih condong ke produktivitas dan beban kerja profesional, dan itu semakin terasa di India,” lanjutnya.

Ekspansi dan Kekuatan Finansial

Momentum ekspansi ke India ini diperkuat oleh kondisi finansial Anthropic yang sangat solid. Baru-baru ini, perusahaan berhasil mengumpulkan dana segar sebesar USD 30 miliar dalam sebuah putaran pendanaan. Putaran tersebut menempatkan valuasi Anthropic pada angka yang fantastis, yakni sekitar USD 380 miliar.

Keberhasilan pendanaan ini memberikan modal yang besar bagi Anthropic untuk terus berinovasi dan memperkuat penetrasi pasarnya, termasuk di India yang dianggap sebagai pasar terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar