Di tengah hiruk-pikuk mal Central Park, PT Bank Tabungan Negara (BTN) baru saja meresmikan gerai digital terbarunya. Ini bukan sekadar cabang biasa. Rully Setiawan, Direktur Network & Retail Funding bank tersebut, menyebutnya sebagai langkah nyata mendekatkan layanan pada nasabah. Targetnya pun ambisius: seratus digital store seperti ini akan berdiri menjelang 2027.
"Kehadiran gerai ini juga menjadi bagian dari strategi BTN dalam menghadirkan 100 Digital Store hingga 2027 guna memperluas akses layanan digital bagi masyarakat," ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Ekspansi ke lokasi-lokasi publik yang strategis ini jelas punya alasan. BTN membaca perubahan perilaku nasabah yang kian hari kian digital. Mall, dengan lalu lintas pengunjung yang padat, terutama dari kalangan milenial dan Gen Z, dinilai sebagai spot yang tepat. Menurut Rully, ini sekaligus cara memperkuat positioning BTN sebagai bank yang adaptif dan inovatif.
“Kami melihat perubahan perilaku nasabah yang semakin digital. Digital store di mall menjadi langkah strategis untuk menjangkau generasi milenial dan Gen Z, sekaligus memperkuat positioning kami sebagai bank yang adaptif dan inovatif,” tegas Rully.
Angka-angka pun bicara. Sepanjang 2025, penggunaan superapp andalan mereka, Bale by BTN, melonjak 66,1 persen. Jumlah penggunya mencapai 3,7 juta. Lebih greget lagi, nilai transaksi lewat aplikasi itu menembus angka fantastis: Rp103,6 triliun. Transformasi digital mereka memang sedang dalam momentum.
Artikel Terkait
Kepala BGN Tegaskan Anggaran 2026 Rp268 Triliun, Bukan Rp335 Triliun
Instagram Uji Coba Fitur Berlangganan untuk Tonton Stories Diam-diam
Harga BBM Non-Subsidi di Jakarta Masih Stabil, Tak Ada Kenaikan
DPR Desak Penarikan Pasukan Perdamaian TNI dari Lebanon Usai Serangan Israel