Gubernur DKI Tegaskan Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu Saat WFA Idulfitri

- Jumat, 13 Februari 2026 | 04:30 WIB
Gubernur DKI Tegaskan Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu Saat WFA Idulfitri

Sebenarnya, wacana WFA ini bukan ide baru dari Pemprov DKI. Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sudah lebih dulu mengungkap rencana serupa untuk mendukung Angkutan Lebaran tahun depan. Rencananya, penerapannya bakal dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama menyambut Hari Raya Nyepi sekaligus awal arus mudik, yaitu tanggal 16 dan 17 Maret. Sementara tahap kedua untuk periode arus balik, yaitu pada 25 sampai 27 Maret.

"Jadi kalau boleh di-spill work anywhere-nya tanggal 16-17, tanggal 25, 26, 27," jelas Airlangga dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Menurut Airlangga, langkah ini diambil demi mengurai kepadatan. Dengan WFA, diharapkan masyarakat punya lebih banyak pilihan waktu untuk mudik. Alhasil, pergerakan orang tidak membludak di hari-hari yang sama. Harapannya sih, arus mudik dan balik jadi lebih lancar dan terdistribusi.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar