Hari ini, Minggu 29 Maret 2026, langit mungkin terlihat biasa saja. Tapi di perairan Indonesia, ceritanya bakal beda. BMKG baru aja mengeluarkan peringatan serius: bersiaplah hadapi gelombang tinggi hingga empat meter. Peringatan ini berlaku mulai hari ini sampai tanggal 1 April mendatang. Jadi, buat yang punya rencana melaut atau tinggal di pesisir, waspada itu kunci.
Penyebabnya sih dari angin. Di wilayah utara Indonesia, angin bergerak dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan antara 5 sampai 20 knot. Sementara di bagian selatan, arahnya dari Tenggara ke Barat Daya, agak lebih pelan, sekitar 4-15 knot. Tapi jangan salah, ada titik-titik tertentu yang anginnya jauh lebih kencang.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Karimata, Samudra Pasifik utara Papua Barat dan Samudra Pasifik utara Papua,”
begitu bunyi keterangan resmi BMKG yang dirilis siang tadi.
Kombinasi pola angin kayak gini akhirnya bikin ombak jadi ganas. BMKG memprediksi kenaikan gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah lokasi. Daerah yang kena imbasnya lumayan banyak, mulai dari Selat Malaka bagian utara, terus merambah ke hampir seluruh pesisir barat Sumatera seperti Aceh, Nias, Mentawai, Bengkulu, sampai Lampung.
Gak cuma itu. Pesisir selatan Pulau Jawa juga harus siaga, dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, sampai Jawa Timur. Lalu, terus ke arah timur: Bali, NTB, NTT. Wilayah Indonesia timur pun gak luput, seperti Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, dan perairan di utara Papua.
Nah, ombak setinggi ini jelas berisiko buat keselamatan pelayaran. BMKG pun secara khusus ngasih imbauan buat para nelayan dan operator kapal. Intinya, sesuaikan jenis kapal dengan kondisi laut yang lagi gak bersahabat.
Untuk perahu nelayan, hati-hati kalau kecepatan angin lebih dari 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang mesti ekstra waspada jika angin lebih dari 16 knot dan ombak lebih dari 1,5 meter. Sementara kapal ferry disarankan berhati-hati saat angin di atas 21 knot dan gelombang melebihi 2,5 meter. Kapal besar macam kargo atau pesiar pun bukan berarti aman; risiko tinggi mengintai jika angin berkecepatan lebih dari 27 knot dan gelombang menjulang di atas 4 meter.
“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,”
imbau BMKG menegaskan. Intinya, kondisi laut dalam beberapa hari ke depan bakal berat. Lebih baik tunda dulu aktivitas di laut kalau gak terlalu mendesak. Keselamatan kan nomor satu.
Artikel Terkait
Jembatan Gantung Perintis Garuda di Aceh Tamiang Resmi Beroperasi, Putus Isolasi Dua Desa Hanya dalam 5 Menit
BRI Salurkan Lebih dari Lima Ribu Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia saat Iduladha 2026
Gerindra Bantah Polemik Bantuan Sapi Kurban Presiden: Berlandas APBN, Bukan Uang Pribadi
Selebgram Brunei Woodyrman Ditahan Polisi karena Aniaya Warga Brunei hingga Tewas di Blok M