JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan rencana penerapan work from anywhere atau WFA bagi ASN selama momen libur Idulfitri. Kebijakan fleksibel ini, meski terdengar menggembirakan, ternyata dibarengi dengan pesan tegas. Pramono menekankan bahwa pelayanan publik sama sekali tak boleh terganggu.
"Yang tidak boleh terjadi adalah jangan sampai pelayanan di lapangan, karena ini menyambut Idulfitri, orang banyak yang pulang kampung dan sebagainya, itu terganggu," tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Dia berpendapat, urusan pelayanan masyarakat harus jadi prioritas utama. Makanya, meski WFA diberlakukan, dia meminta seluruh jajaran di sektor pelayanan publik untuk tetap siaga penuh. Intinya, jangan sampai lengah.
"Kebijakan yang telah dibuat, dan saya kebetulan mendengarkan apa yang menjadi keputusan, kami akan mengikuti dan menindaklanjuti," ucapnya lagi.
Artikel Terkait
Pemerintah Belum Ubah Batas Harga Tiket Pesawat Meski Tekanan Biaya Operasional Meningkat
Komnas HAM Kaji Berbagai Opsi Penanganan Kasus Penyiranan Aktivis KontraS
Prabowo Undang Pengusaha Jepang Tingkatkan Investasi di Indonesia
Prabowo Buka Pintu Investasi Lebar-Lebar untuk Jepang di Tokyo