Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus terus bergulir. Komnas HAM, lembaga yang mengawal persoalan ini, mengumumkan rencana untuk segera memanggil pihak TNI. Pemanggilan ini dimaksudkan untuk mengumpulkan dan melengkapi fakta-fakta di lapangan.
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, menegaskan hal itu di kantornya, Senin lalu.
"Kami akan terus mengawal kasus ini," ujarnya. "Dan dalam waktu dekat, pihak TNI akan kami panggil."
Menurut Saurlin, keterangan dari TNI sangat krusial. Data dari mereka bakal membantu Komnas HAM merumuskan rekomendasi yang solid untuk kasus yang menyita perhatian publik ini. Saat ini, sejumlah pertanyaan spesifik tengah disiapkan untuk disampaikan nanti.
"Kami akan fokus pada pertanyaan-pertanyaan yang sudah kami rancang untuk pihak TNI," jelasnya.
Artikel Terkait
Iran Serang Fasilitas Militer Israel, Sidang Parlemen Terhenti
Bareskrim Musnahkan Lebih dari 1 Kg Sabu Hasil Ungkap Jaringan di Riau
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Kuota Haji, Termasuk Direktur Maktour
Turki Netralisir Rudal Balistik Iran yang Masuk Wilayah Udara